Cinta Dengarkan Aku

Sebuah lukisan yang terukir indah di atas kanfas...
Setangkai mawar yang menawan namun terkesan dingin...
Seuntai kata yang tak mampu ku artikan...
Itulah dirimu...

Sang pengacau...
Bayang mu masuk dalam hidupku dan mengacaukan semua...
Orang yang sangat jahat...
Kau datang untuk menyiksa hatiku...

Apa lagi yang harus aku rasakan..?
Tak sempat ku bahagia mendapatkan rasa ini...
Tak sempat ku mengukir senyum untuk rasa yang indah ini...
Namun luka telah terukir lebih awal dalam benakku...

Aku tak sanggup lagi menangis untukmu...
Air mataku telah kering...
Hatiku terluka...
Kata-katapun telah habis untukmu...

Kini aku bagai angsa tak bersayap...
Hanya bisa berdiam diri...
Bertutur tanpa ada yang mendengar...
Melihat pun kini hanya akan membuatku semakin rapuh...

Perasaan sepihak yang menyakitkan…
Seandainya aku adalah dewi cinta…
Tak akan ku biarkan ada hati yang terluka…
Karena ku tahu itu sangat menyakitkan…

Entah kapan kau akan melihat ke arahku…
Setidaknya untuk mengenal diriku…
Namun di matamu hanya ada dirinya…
Kau tahu melihatmu terus menatapnya terasa sangat menyakitkan…

Andai ku bisa memilih…
Aku tak ingin masuk di antara kalian…
Aku ingin pergi tanpa membawa duka…
Dan tanpa air mata…

Cinta aku mohon, jangan abaikan aku di sini…
Aku ada untukmu…
Namun yang kudapat darimu hanya air mata…
Dan belati yang selalu mengukir luka di hatiku…

Cinta kumohon dengarkanlah aku…

Komentar