Aku Yang Sekarang

         Aku sekarang dengan kehidupanku yang berbeda. Masih sama, diriku yang lama masih melekat. Hanya saja aku harus lebih menjaga sikap dengan posisiku sekarang. Ya, sekarang aku Kadiv. Kalian tahu, sebenarnya kata Ketua tidak pernah terukir sedikit pun dalam rencana hidupku. Hanya saja, aku tidak tau kenapa aku selalu menonjol dalam organisasi yang aku ikuti. Untuk jabatan lain aku tak masalah, tapi untuk menjadi Ketua meskipun itu hanya ketua divisi aku agak khawatir.

            Aku tipe orang yang terlalu banyak khawatir.. Aku tidak suka memerintah orang, kalau bisa ku kerjakan sendiri ya akan ku kerjkan.. Aku juga penakut, aku selalu takut dalam menghadapi situasi baru.. Ah pokoknya tidak ada cerminan ketua dalam diriku.. Kalian bisa bayangkan betapa gugupnya aku hanya dengan mendengar kata Kadiv itu.. Hufh..

      See, setelah menjalaninya selama hampir 2 bulan.. Itu membuatku makin bingung.. Aku berusaha, sangat berusaha untuk dekat dengan anggota ku.. Aku paling takut kalau ada yang lepas.. Mungkin aku bakal menyalahkan diri sendiri seandainya itu terjadi.. Tapi untungnya mereka sangat mengerti.. Aku jadi sedikit lega.. Yang masih aku khawatirkan adalah diriku.. Bagaimana caranya aku memimpin mereka. Mereka semua orang-orang yang berpotensi besar. Jujur saja, mungkin kehlian mereka melebihi aku. Hananya saja selalu ada dua kata ini yang akan menentukan hasil.

"Anggota yang berpotensi tapi pemimpinnya tidak baik, atau pemimpin baik tapi anggotanya tidak berpotensi.."

           Aku berharap menjadi pemimpin yang baik dengan anggota yang berpotensi, tapi mungkin aku terlalu serakah. Aku masih belum tau cara bersikap sebagai pemimpin. Masih banyak ketakutan dalam diriku. Tapi aku akan terus belajar dan mencoba..

           Mungkin di perjalananku ini aku akan membuat kesalahan besar yang akan merugikan dan mengecewakan banyak orang di sekitarku. Aku juga mungkin akan salah mengambil keputusan. Tapi aku ingin belajar, aku ingin gagal sedini mungkin dan berharap kegagalanku tidak sebesar itu hingga aku akan lebih cepat memperbaikinya..

        Jadi aku mohon bantuan kepada teman-teman dan adik-adikku tersayang.. Kita sama-sama belajar ya, jangan sungkan untuk saling mengingatkan dan saling menjaga satu sama lain. Mungkin kamu akan merasa jenuh atau menemukan seseorang yang tidak cocok dengan mu di sini, tapi itulah seni dalam berorganisasi. Untuk mengatasi masalah itu dan untuk saling menerima satu sama lain. Kita berjuang bersama yaa.. :)

"Aku harap kita akan selalu satu.. :)"


Love You,                  


Dwiana Kartika Sari        






Komentar

  1. Cieee... hobby nulis-nulis ya? mampir ke blog ku ya morningsenses.blogspot.com hehehe..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Kau Datang Lagi

Sepi

Untuk Apa??