Tik...tok...tik...tok..
Suara jam berdenting...
Tik...tok...tik...tok...
Tak ada suara lain di sini...
Hanya suara jam yang menambah keheningan...
Tik...tok...tik...tok...
Perlahan aku mulai berhitung...
Berapa banyak orang yang pernah aku sakiti...
Dan berapa banyak orang yang pernah menyakiti ku...
Dentingan jam semakin menghanyutkan ku...
Mengurung ku dalam keheningan...
Merantai ku dalam kehampaan...
Menenggelamkanku dalam lautan kesedihan....
Aku mencoba berteriak...
Tolong...tolong aku...
Namun tak ada yang mendengar...
Tak ada yang bisa mendengar suaraku...
Hidup...
Masih pantas kah aku hidup??
Rasanya aku sudah tak tahan untuk berjalan...
Aku tak sanggup bila harus menatap matahari...
Jam itu berdenting semakin keras...
Seakan terus mengejekku...
Tertawa melihatku ketakutan di pojok ruangan ini...
Ruangan yang gelap tanpa cahaya...
Kini aku terduduk tanpa daya...
Ditemani sebuah suara dari jam tua yang rapuh...
Dia berdenting dan terus berdenting tanpa henti...
Seakan tak pernah lelah menyerukan suaranya...
Aku terdiam dan memejamkan mata...
Mendengarkan seruan dari jam itu...
Dentingan itu perlahan lahan masuk ke dalam hatiku...
Berseru nyaring dalam jiwa yang kosong...
Tik...tok...tik...tok...
Tik...tok...tik...tok...
Tak ada suara lain di sini...
Hanya suara jam yang menambah keheningan...
Tik...tok...tik...tok...
Perlahan aku mulai berhitung...
Berapa banyak orang yang pernah aku sakiti...
Dan berapa banyak orang yang pernah menyakiti ku...
Dentingan jam semakin menghanyutkan ku...
Mengurung ku dalam keheningan...
Merantai ku dalam kehampaan...
Menenggelamkanku dalam lautan kesedihan....
Aku mencoba berteriak...
Tolong...tolong aku...
Namun tak ada yang mendengar...
Tak ada yang bisa mendengar suaraku...
Hidup...
Masih pantas kah aku hidup??
Rasanya aku sudah tak tahan untuk berjalan...
Aku tak sanggup bila harus menatap matahari...
Jam itu berdenting semakin keras...
Seakan terus mengejekku...
Tertawa melihatku ketakutan di pojok ruangan ini...
Ruangan yang gelap tanpa cahaya...
Kini aku terduduk tanpa daya...
Ditemani sebuah suara dari jam tua yang rapuh...
Dia berdenting dan terus berdenting tanpa henti...
Seakan tak pernah lelah menyerukan suaranya...
Aku terdiam dan memejamkan mata...
Mendengarkan seruan dari jam itu...
Dentingan itu perlahan lahan masuk ke dalam hatiku...
Berseru nyaring dalam jiwa yang kosong...
Tik...tok...tik...tok...
Komentar
Posting Komentar