“ Pelangi itu indah yaa.. Berwarna warni dan dapat membuat orang yang melihatnya tersenyum. Sama seperti cinta, penuh rasa dan warna serta membuat orang yang menyentuhnya merasa bahagia.”
Embun pagi.. Membuatku ingin merebahkan seluruh resah ku di balik awan... Mentari yang hangat.. Membelai lembut kegelisahanku.. Dan hujan deras.. Menyembunyikan tangis ku yang berderu.. Andai aku tau apa sebenarnya luka batinku... Apakah alam dapat menyembuhkanku? Dan apakah burung mau bernyanyi untukku.? Tiupan angin membawaku.. Dan ombak menenggelamkanku.. Siapa saja tolong aku! Dengarkan aku dan raih tanganku.. Jangan tinggalkan aku dalam kegelapan ini.. Sungguh aku takut dalam kesendirian.. Aku takut dengan kegelapan yang semakin menelanku.. Siapapun temani aku.. Karena aku sepi berada di tempat ini.
Sudah berapa tahun berlalu? Aku tak tau waktu berjalan secepat ini.. Sebenarnya bukan masalah waktu, ini masalah aku.. Ya, 'AKU'.. Apa yang berubah? Aku pengamat yang baik.. Aku benar-benar tau perubahan dari orang-orang disekitarku.. Tapi hanya itu yang bisa aku pahami dari diriku.. Temanku, dia tumbuh sangat pesat dan menjadi lebih baik.. Aku senang dia sudah bisa menguasai kehidupannya.. Kaka tingkat yang aku kagumi semakin tumbuh menjadi seseorang yang sangat sulit dijangkau.. Kau tau saat kau tumbuh menjadi luar biasa, orang yang dulunya biasa bagimu menjadi bukan apa-apa.. Mungkin karena gap yang terlalu jauh.. Sudah berapa lama berlalu? Aku masih belum bisa menemukan diriku.. Aku bukan anak yang berbakti, berprestasi pun tidak.. Aku hidup seperti air mengalir mengikuti arus.. Aku tak tau pasti apa yang ingin kulakukan, apa kelebihanku, apa yang bisa kulakukan.. Kadang terus memikirkannya membuatku sangat lelah.. Apa hidup begitu indah di luar sana? Aku memb...
Perlahan detak jantung itu akan menggema.. Melebur menjadi udara.. Tenggelam di dasar bumi.. Dan menghilang di batas waktu... Aku tak pernah sadar.. Atau mungkin aku terlalu sombong.. Menilai semuanya milikku.. Berbuat sesuka yang ku mau... Kesombongan membutakanku.. Berharap hidayah datang menghampiriku.. Itu hanya alasan.. Alasan klasik bagi orang-orang malas.. Waktu.. Untuk apa kau menunggunya? Tanpa kau tunggu dia akan datang.. Tanpa kau cari dia akan menghampiri.. Saat napas tak lagi sampai.. Mungkin di situ kau akan memahami syukur.. Memaknai kehidupan yang telah kau sia-siakan.. Menerawang ke masa yang tak dapat kau putar kembali.. Aku ingin kembali.. Sungguh, kali ini aku ingin kembali... Meninggalkan sisi sombongku... Dan memulai perjalanan baru di jalan-Mu.. Aku takut... Aku takut... Sungguh aku takut... Masih dapatkah aku kembali?
Komentar
Posting Komentar